[Ilham Rabbani & Selvi Triana] Hidup Sebagai Orang-Orang Biasa
diterbitkan oleh Omera Pustaka
Tersedia — sisa 996 eksemplar.
Harga belum termasuk ongkos kirim; biaya kirim dikonfirmasi penerbit setelah checkout.
| Kategori | Sosial, Politik & Sejarah |
|---|---|
| Ketersediaan | Tersedia |
Sinopsis
Buku Hidup sebagai Orang-Orang Biasa karya Ilham Rabbani dan Selvi Triana Lestari merupakan kajian kritis terhadap karya-karya sastra Indonesia modern—khususnya genre prosa—yang menyoroti relasi antara kelas sosial, kekuasaan negara, dan perlawanan masyarakat marginal. Buku ini menempatkan sastra bukan sekadar sebagai produk estetik, tetapi sebagai medium reflektif untuk membaca dan menyuarakan zaman. Melalui pembacaan terhadap prosa-prosa (baik cerpen maupun novel) dari beberapa pengarang terkemuka, buku ini menunjukkan bagaimana sastra dapat menjadi alat kritik bagi realitas sosial dan politik dalam konteks negara Indonesia. Pengarang-pengarang yang dibahas karyanya, antara lain Ahmad Tohari, Irma Agryanti, Seno Gumira Ajidarma, Stebby Julionatan, Robbyan Abel Ramdhon, Bulan Nurguna, Irwan Bajang, dan Tjak S. Parlan.
Selain isu penderitaan dan penindasan yang dialami rakyat kecil atau masyarakat akar rumput, penulis juga memperluas pembahasan pada isu-isu seperti gender, seksualitas, relasi kuasa dalam arena pacuan, dan hegemoni patriarki. Buku ini tidak hanya membaca teks sastra secara tekstual, tetapi juga berupaya menyingkap konteks sosial-politik yang melatarinya dengan paradigma sosiologi sastra. Keseluruhannya, sepuluh tulisan dalam buku ini adalah upaya menggali keberpihakan sastra pada “orang-orang biasa”—mereka yang kerap dipinggirkan dalam narasi besar kekuasaan.
Kategori yang sama